Kaset Produk YESS (217) "BLUES IN MEMORY 1"

Sekilas Cerita
Kaset Rekaman Produk "Yess"
Menambah Wawasan Musikku
Saya masih ingat ketika membolak-balik halaman koran Kompas pd 1977. Saat itu saya masih duduk di kelas 2 SMP. Saat lagi ter'gila2 dgn musik terutama rock.Maklum masih belia & ingin pembuktian jatidiri (hah ). Tiba2 mata saya tertumbuk pd sebuah iklan kecil yg berada di pojok sebelah kiri halaman 4 Koran Kompas : Sebuah iklan kaset barat.
Dgn font yg tak terlalu mencolok tertera : ”Telah Beredar Kaset Terbaru” & yg tertera adalah 2 cover kaset berlabel YESS (dgn double S) masing2 Album “Please Don’t Touch” (Steve Hackett gitaris Genesis) & “Natural Elements” (Shakti), yg ini kelompok musik berbasis musik India yg digagas John McLaughlin. Saya terhenyak & membatin : ”Ah, saya harus beli kaset ini”.Keinginan memiliki 2 album ini kian menggebu apalagi saya telah membaca“Review” kedua album “nyeleneh” itu di majalah “Aktuil” yg tiap 2 minggu sekali saya beli secara ketengan dgn menabung uang jajan se'hari2. Tp persoalan lain muncul. Kaset2 produksi Yess yg logonya meniru logo grup progresif rock Inggris Yes yg dirancang Roger Dean itu, tdk tersedia di semua toko kaset. Agak susah emang namun akhirnya toh ada jalan keluar Seorang sahabat menginformasikan bahwa kaset2 Rekaman Yess ini tersedia di Bandung. Pendek kata, Ketika kaset berlabel Yess itu telah berada di tangan, saya langsung memutarnya dimulai dgn Steve Hackett, krn saya mengagumi Genesis..Hmmm… Audionya nyaris sempurna. Warna dasar covernya hijau muda dgn sebuah foto yg ditempel dimuka sampul kaset hasil reproduksi dari album “Please Don’t Touch”. Sejak itulah saya terlanjur jatuh cinta dgn produk2 Yess. Saat itu sedikit pun tidak terbersit bahwa kaset Yess adalah “barang haram” krn ternyata kaset tersebut direkam tanpa izin sama sekali dari pihak pemegang lisensi di luar negeri seperti album Hackett yg dirilis “Charisma Records”. Terus terang dari perekam idealis seperti Yess yg ternyata berdomisili di Bandung inilah wawasan musik saya jadi bertambah. Apalagi Yess memang ingin menjadi perekam segmented Seingat saya Yess hanya merekam album2 rock yg rada “cutting edge” seperti album ELP, Yes, Genesis, Manfred Mann’s, Earth wind & Fire,Esperanto, PFM, Mike Oldfield, John Mayal & Blues Breakers, Jethro Tull. Band rock yg dianggap Massive seperti :
Deep Purple, The Rolling Stones, Queen atau Uriah Heep justru tak pernah mereka rilis.

Yess pun merekam album “nyeleneh” seperti Phillip Glass hingga Laurie Anderson, jg beberapa album jazz rock seperti : Stanley Clarke, Return To Forever, Chick Corea, Jean Luc Ponty, Flora Purim & lainya.
Jd saya menganggap mereka ini, pihak perekam Yess sdh secara sadar membuat“Positioning” dlm merilis album. Terus harap diingat serial kaset yg dirilis Yess sdh pasti peminatnya tak sebesar peminat musik pop, disko atau rock yang massal.
Di alam perekam kaset era 70an hingga 80an itu berlaku sistem “free for all”. Artinya sebuah album bisa dirilis oleh berbagai perekam kaset Misalnya album: The Rolling Stones bisa dirilis oleh Aquarius, Perina, Lolita, Saturn, King’s, Top’s, Hins, Contessa,Atlantic, Nirwana, Golden Lion & entah apa lagi.
Yg menjadi pertanyaan saya : Apakah mereka mengeduk keuntungan ?, Tp terus terang dgn kehadiran Yess yg ternyata digagas oleh seorang lelaki keturunan Tiong Hoa bernama “Lin Fung” saya anggap memiliki jasa besar dlm membentuk wawasan tentang berbagai genre & sub-genre musik yg berada dibawah payung rock maupun jazz. Bayangkan band2 yg bertebaran di Amerika Serikat,Inggris, Belanda termasuk Italia 1 persatu kita simak sebagai sebuah referensi musik yg mengalir deras tiada henti.
Pun mungkin kita tak pernah tahu bahwa sebetulnya Lin Fung memiliki bidang bisnis yg sangat bertolak belakang dgn industri musik. Krn Lin Fung memiliki usaha dlm jual beli sepeda. Dia memiliki toko sepeda di kawasan Jl. Veteran Bandung. Toh dgn Passion’nya terhadap musik yg tiada terbendung Lin Fung tetap menjalani bisnis “Hobi”nya ini melalui katalog rekaman Yess yg setidaknya mempertebal wawasan musik kita. Ini hal luar biasa yg bisa kita petik manfaatnya. Bahkan kita pun tak sadar bahwa sebetulnya apa yg dilakukan para perekam Barat itu toh tetap sebuah tindak kriminal : Membajak karya & produk milik orang menjadi miliknya.
Usaha Lin Fung dgn produk album Yess’nya itu akhirnya hrs menyerah pd th 1988, disaat negeri ini mulai memberlakukan Undang2 Hak Cipta “HAKI” yg selama ini di tunda2. Pemberlakuan UU HAKI ini tentunya terkait dgn protes keras dari Bob Geldof, vokalis “The Boomtown Rats” yg menggagas Konser Amal“Live Aid” di th 1985. Seperti yg kita ketahui Geldof berang krn rekaman konser “Live Aid” yg berlangsung di Wembley Stadium Inggris & Philadelphia Amerika dibajak di Indonesia lalu diekspor ke luar negeri. Sebuah konser amal kok malah dibajak. 1988 merupakan era akhir jaman keemasan kaset ilegal tp legal di Indonesia. Meskipun demikian izinkan saya berterima-kasih utk perekam seperti “YESS” ini yg telah membuka cakrawala wawasan musik saya. Apakah anda jg memiliki pengalaman yg sama dgn saya ???

Sumber Cerita
Blog Bang Denny Sakrie (R.I.P.)

Produk Kaset "YESS" merupakan label perekam jaman pra Lisensi yg berakhir pd th 1988, Berakhirnya jaman bajakan resmi, ditandai munculnya kaset Lisensi, sejak saat itu pula label perekam legendaris seperti Aquarius, AR, Kings Billboard & label lainnya seperti "YESS" berakhir.
Dibanding label lainnya "YESS" cukup unik & punya segmentasi khusus, merekam artis/band bukan yg populer, namun berdasarkan selera tertentu, dlm hal ini kebanyakan merekam genre progressive rock & Jazz Fusion, meskipun pd beberapa rilisan terdapat band/artis yg tdk dpt dikategorikan seperti hal diatas, seperti A-ha, Yazoo, Selama masa hidupnya Produk Kaset "YESS" hanya merilis kaset sesuai nomor seri sebanyak: 731 Judul kaset.

Link


**********
>>> Masih Hangat Dari Gudang <<<

BLUES IN MEMORY I

SIDE A
1, As The Years Go Passing By - Maggie Bell
2, Stay With Me - Genya Ravan
3, Now I Know - Beefeaters
4, Sorry, Sorry - Tramline
5, Born To Die - Keef Hartley

SIDE B
1, Loan Me a Dime - Baz Scaggs
2, Burgers King Blues - Texas
3, Long, Long Ago - Blackwell

**********
NOTE
- Pita Masih Layak Dengar
- Seri Produk YESS - 217
- Pilihan Lagu di Kaset Ini Memang Mewakili era 1970's

Rp. 75.000 (Kurs - IDR)

JUAL

Komentar